Lihat juga
Pasangan GBP/USD tidak menunjukkan pergerakan menarik pada hari Selasa, sehingga cukup sulit untuk dianalisis. Pasar masih cenderung berada pada posisi beli untuk pound Inggris, karena mulai merasa kecewa terhadap Federal Reserve dan dolar. Perlu diingat bahwa satu setengah bulan yang lalu, pasar yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan beberapa kali hingga akhir tahun. Namun, kini para anggota Komite Moneter The Fed tidak menunjukkan keinginan kuat untuk memperketat kebijakan; inflasi melambat, pasar tenaga kerja mendingin, dan perekonomian hanya tumbuh 1,5% pada kuartal kedua. Kami memperkirakan The Fed juga akan mempertahankan level suku bunga acuan pada bulan September.
Selain itu, dari sudut pandang teknikal, setiap kenaikan pada pasangan ini dapat dibenarkan. Dolar menguat pada tahun 2026 semata-mata karena faktor geopolitik, dinamika yang tidak dapat menopangnya tanpa batas waktu. Dalam jangka panjang, tren naik masih bertahan, sementara dalam jangka menengah, pasar bergerak mendatar. Di dalam channel mendatar tersebut, pound Inggris memulai pergerakannya dari batas bawah menuju batas atas sekitar satu bulan yang lalu.
Pada timeframe 5 menit, harga mencapai area 1,3456–1,3476 pada awal sesi Amerika, tetapi hingga akhir hari tidak berhasil menghasilkan sinyal trading apa pun. Praktis tidak ada volatilitas. Secara formal, trader pemula memiliki dasar untuk membuka posisi short, tetapi transaksi tersebut tidak menghasilkan keuntungan maupun kerugian karena tidak ada pergerakan di pasar.
Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD mempertahankan tren naik. Menurut pandangan kami, pound Inggris akan terus menguat, bahkan jika faktor lokal tidak memberikan dukungan. Pada timeframe mingguan, pergerakan dari batas bawah channel mendatar menuju batas atas sudah dimulai sebulan yang lalu dan belum selesai. Keyakinan akan kenaikan suku bunga oleh Fed pada bulan September mulai memudar; pasar tidak lagi terlalu memperhatikan geopolitik, dan faktor teknikal mendukung penguatan pound Inggris.
Pada hari Rabu, trader pemula dapat membuka posisi short jika terbentuk pantulan di area 1,3456–1,3476, dengan target di 1,3380–1,3386. Posisi long dapat dipertimbangkan jika terbentuk konsolidasi di atas area 1,3456–1,3476, dengan target di 1,3587–1,3598.
Pada timeframe 5 menit, level-level berikut sebaiknya diperhatikan untuk trading: 1,3096–1,3107, 1,3175–1,3180, 1,3259–1,3267, 1,3319–1,3331, 1,3380–1,3386, 1,3456–1,3476, 1,3587–1,3598, 1,3631–1,3641, 1,3695. Pada hari Rabu tidak ada peristiwa penting yang dijadwalkan di Inggris, sementara AS akan merilis laporan ADP dan indeks sektor jasa ISM. Kami menilai hanya Indeks Kativitas Usaha ISM yang berpotensi memicu reaksi pasar.
Level (area) harga support dan resistance adalah target saat membuka order beli atau jual sekaligus menjadi sumber sinyal.
Garis merah menunjukkan channel atau garis tren yang mencerminkan tren saat ini dan mengindikasikan arah trading yang saat ini lebih disukai.
Indikator MACD (14,22,3) – histogram dan garis sinyal – adalah indikator pendukung yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pidato dan laporan penting (seperti tercantum dalam kalender berita) dapat sangat memengaruhi pergerakan pasangan mata uang. Karena itu, saat rilis data tersebut, aktivitas trading harus dilakukan dengan sangat hati-hati, atau sebaiknya keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan harga yang tajam berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Para pemula dalam trading forex perlu mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Pengembangan strategi yang jelas dan penerapan pengelolaan modal yang tepat sangat penting untuk mencapai keberhasilan trading jangka panjang.