empty
 
 
10.03.2026 12:47 PM
EUR/USD: Kiat-kiat untuk Trader Pemula pada 10 Maret (Sesi AS)

Tinjaua dan Saran untuk Trading Euro

Uji level harga 1,1631 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Karena alasan ini, saya tidak membeli euro dan melewatkan pergerakan naik tersebut.

Euro menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan terhadap dolar, mencapai level 1,1650, yang merupakan level tertinggi minggu ini. Pelaku pasar menafsirkan pernyataan pemimpin AS sebagai tanda meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah, wilayah kunci penghasil minyak, yang dapat berdampak positif pada perekonomian global. Namun, situasinya masih tegang, dan setiap eskalasi bisa dengan cepat mengubah sentimen pasar.

Pada paruh kedua hari ini, pasar menantikan rilis sejumlah indikator ekonomi utama yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian AS. NFIB Small Business Optimism Index secara tradisional mencerminkan sentimen di sektor usaha kecil, yang merupakan salah satu penggerak penting ekonomi AS. Tren negatif dapat mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian di kalangan pelaku usaha dan potensi kesulitan di masa depan, yang akan menjadi faktor negatif bagi dolar.

Statistik penjualan rumah jadi di AS merupakan indikator sensitif lainnya terhadap aktivitas ekonomi. Peningkatan volume penjualan biasanya menunjukkan belanja konsumen yang lebih kuat dan menguatnya perekonomian nasional, yang mendukung penguatan dolar.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, euro dapat dibeli ketika harga mencapai level 1,1663 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,1707. Pada 1,1707, saya berencana keluar dari pasar dan juga membuka posisi jual, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 poin dari titik masuk. Euro bisa terus menguat setelah rilis data AS yang lemah.

Penting: Sebelum melakukan pembelian, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.

Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli euro jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 1,1642 sementara indikator MACD berada di zona jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang tersebut dan dapat memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju 1,1663 dan 1,1707 kemudian bisa diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai level 1,1642 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah 1,1607, di mana saya berencana keluar dari pasar dan membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 20–25 poin. Tekanan pada pasangan mata uang ini bisa kembali muncul kapan saja.

Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual euro jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1663 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang tersebut dan dapat memicu pembalikan turun. Penurunan menuju 1,1642 dan 1,1607 kemudian dapat terjadi.

This image is no longer relevant

Penjelasan Grafik

  • Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen dapat dibeli.
  • Garis hijau tebal – level yang diharapkan untuk menempatkan Take Profit atau menutup posisi secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya.
  • Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen dapat dijual.
  • Garis merah tebal – level yang diharapkan untuk menempatkan Take Profit atau menutup posisi secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya.
  • Indikator MACD – saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting untuk Trader Forex Pemula

Trader pemula di pasar Forex harus mengambil keputusan untuk masuk pasar dengan sangat hati-hati. Sebelum laporan fundamental utama dirilis, sebaiknya tidak masuk pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam.

Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan potensi kerugian. Tanpa stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan money management yang tepat dan melakukan trading dengan volume besar.

Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti contoh yang diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini umumnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.